Hari ini kurasa bahagia
berkumpul bersama saudara seiman
Tuhan Yesus t'lah satukan kita
tanpa memandang diantara kita
bergandengan tangan dalam kasih
dalam satu hati
berjalan dalam terang kasih Tuhan
kau saudaraku, dan kau sahabatku
tiada yang dapat memisahkan kita ..ooo
kau saudaraku, dan kau sahabatku
tiada yang dapat memisahkan kita
Rabu, 29 Mei 2013
Selasa, 28 Mei 2013
NICK VUJICIC : "Semangat Yang Menghidupkan"
Amsal
18 : 14 :
"Orang
yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya,
tetapi
siapa akan memulihkan semangat yang patah"
Apapun
yang kita hadapi hari ini,
hadapilah
dengan semangat.
Tetaplah hidup dalam pengharapan
Percayalah sepenuhnya pada Tuhan,
Tetaplah hidup dalam pengharapan
Percayalah sepenuhnya pada Tuhan,
sebab
Dialah sumber semangat dan
sukacita
bagi hidup kita.
Akwei Ambut einijing Tuhan (Bhs Arfak)
Akwei, ambut einijeng Tuhan
Akwei anbut einijeng Tuhan
Akwei, ambut einijeng Tuhan
Akwei anbut einijeng Tuhan
Akwei ambut, ambut akwei ambut ohhh
akwei ambut einijeng Tuhan
Mari Jalan dalam t'rang Tuhan
mari jalan dalam t'rang Tuhan
Mari Jalan dalam t'rang Tuhan
mari jalan dalam t'rang Tuhan
Mari jalan, jalan mari jalan, ohh
Mari jalan dalam t'rang Tuhan
Senin, 20 Mei 2013
Kekudusan Hidup
Bacaan Sabda : Efesus 1 : 3 - 14
Banyak orang Kristen beranggapan
bahwa Kekristenannya yang dijalaninya terasa berat, karena banyak tuntutannya.
Misalnya : harus hidup kudus dan benar, tidak boleh kerja salah, tidak boleh
kerja tidak benar, tidak boleh membenci, tidak boleh mendendam, harus bisa
mengampuni, harus sabar dalam penderitaan.
Hal itu mengakibatkan banyak orang Kristen yang gagal mempraktekkan
Kekristenannya.
Sesungguhnya bukan karena berat
tetapi karena orang Kristen sendiri tidak menyadari keberadaannya dan kemampuan yang ada dalam dirinya. Bahwa
sesungguhnya kita memiliki kemampuan : Kemampuan untuk mengasihi, kemampuan
Mengampuni kemampuan untuk hidup benar dan kudus.
Ketika kita berusaha dengan meminta
pertolongan kuasa Tuhan, maka kita pasti bisa menikmati hidup dengan benar dan
kudus.
Apa
sebenarnya hidup kudus itu ?
Kata kudus dari kata Ibrani qadosy yang
berarti dikhususkan, disendirikan, dimurnikan dari dan untuk Tuhan. Itu berarti
hidup kudus adalah hidup yang khusus meneladani Kristus atau hidup sesuai
dengan kehendak Kristus. Hidup kudus
juga berarti hidup dalam ketaatan kepada kehendak Allah.
Mengapa kita
hidup Kudus?
Ayat 4
dikatakan sebab kita telah dipilih Allah supaya kita kudus dan tak
bercacat dihadapannya. Mengapa?....
Ayat 5 dikatakan karena kita adalah Anak – Anak Allah. Kalau Bapa kita kudus,
maka anak – anakNya harus hidup Kudus.
Supaya kekudusan hidup kita memuliakan nama Tuhan Allah kita yang telah
memilih kita dan menyelamatkan kita melalui Karya Penebusan Tuhan Yesus
Kristus.
Ketika kita hidup Kudus dan benar dihadapan
Tuhan, maka kita akan melalui hidup di dunia dengan baik tetapi juga kita
menerima keselamatan yang kekal.
Efata Dalam Potret Pelayanan
MaKna Kenaikan Tuhan Yesus
Bacaan Sabda : Kis 1 : 6-11; Kolose 3 : 1 - 4
Hari ini kita
merayakan hari kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke sorga. Perayaan ini kelihatan sepi
dari perayaan – perayaan yang lainnya. Bahkan terkesan dilupakan. Berbeda
dengan perayaan – perayaan yang lain seperti Natal yang diawali dengan minggu
Advent masa penantian dan sdh banyak persiapan,.. masa kesengsaraan dalam 7
minggu kesengsaraan dan masa paskah yang luar biasa karena Kristus bangkit dan
menampakkan diri…
terlihat bahwa semua bermakna dan penting sementara masa kenaikan Tuhan
Yesus terlihat biasa saja… rasanya tidak sepenting masa kematian dan
kebangkitan Yesus?.. kadangkala juga kita berpikir untuk apa merayakan hari
kenaikan Tuhan Yesus?? …
Hari kenaikan Tuhan Yesus ke sorga sangat
penting dan juga memiliki nilai yang sama penting dengan natal, masa
kesengsaraan, kematian bahkan kebangkitan Yesus. Mengapa? Sebab masa kenaikan
Tuhan Yesus ke surga merupakan batas yang membedakan antara masa / periode
sebelum kenaikan atau Pra kenaikan dan masa/periode setelah kenaikan atau pasca
kenaikan.
Artinya bahwa masa sebelum kenaikan Tuhan
Yesus ke sorga menurut kesaksian Alkitab titik beratnya adalah apa yang Allah
lakukan/kerjakan bagi manusia. Sementara masa setelah kenaikan Tuhan Yesus…
titik beratnya adalah pada apa yang manusia lakukan/kerjakan untuk Tuhan. Karena
itu masa kenaikan sangat penting bagi setiap orang percaya untuk memahami bahwa
setelah kenaikan Tuhan Yesus ke sorga, maka seharusnya manusia melakukan atau
mengerjakan sesuatu untuk Tuhan. Sebab masa sebelum kenaikan Tuhan Yesus adalah
masa dimana murid – murid menerima pengajaran – pengajaran dari Yesus dan
setiap pengajaran yang telah diterima itu harus disampaikan oleh murid – murid
kepada sesame manusia yang lainnya. Karena
itu pada ayat 8 dikatakan “tetapi kamu
akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi
saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung
bumi”.
Inilah sesungguhnya makna dari hari
kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke sorga. Bahwa setelah Yesus naik ke sorga para
murid dan semua orang percaya harus bisa melakukan atau mengerjakan sesuatu
untuk Tuhan! Yaitu mengabarkan keselamatan bagi semua manusia tanpa terbatasi
oleh waktu, jarak, suku, agama, dan kehidupan social.
Dalam mengerjakan pelayanan kita tidak
sendiri, Dalam Yoh 14 : 8 :” Aku tidak
meninggalkan kamu sebagai yatim piatu” dan dalam Matius 28:20 dikatakan : “Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu
senantiasa sampai kepada akhir zaman”. Penyertaan Tuhan itu nampak dalam janji Tuhan yesus sebelum
terangkat ke sorga, yang terlihat dalam bagian firman yang tadi kita baca pada
ayat : 8 : Tetapi kamu akan menerima
kuasa kalau Roh Kudus turun ke atas kamu” Penyertaan Tuhan bukan penyertaan
biasa – biasa tetapi penyertaan dimana Ia memberikan kuasaNya bagi manusia.
Itu berarti kuasa Yesus ada dalam diri
murid – murid dan semua orang percaya. Kuasa Yesuslah yang membuat kita tidak
mengalami masa hidup Yesus, tidak melihat Yesus saat kebangkitanNya tetapi kita
tetap percaya dan ada dalam persekutuan ini dan tetap beriman kepada Tuhan
dalam berbagai situasi hidup kita.
Kuasa Yesus jugalah yang membuat kita bisa
membedakan mana yang baik dan tidak untuk kehidupan kita. Kuasa Yesus jugalah
yang membuat kita mampu melakukan pelayanan – pelayanan Tuhan sekalipun sering
menyedihkan hati kita.
Dalam merayakan masa kenaikan Tuhan Yesus Kristus
ini, setiap kita mestinya merenungkan bahwa sebelum masa kenaikan Tuhan Yesus,
Ia telah melakukan banyak hal dalam hidup manusia, mulai dari kelahiranNya yang
memberi harapan dalam hidup kita,
kemudian kesengsaraan sampai kematianNya yang menebus kita dari dosa –
dosa kita dan kebangkitanNya yang menjadikan kita orang – orang yang
menang. Karena itu pada masa perayaan
kenaikan Tuhan Yesus ke sorga kita harus memikirkan yang harus kita lakukan atau kerjakan untuk
Tuhan?.....
Secara rohani Yesus mengharapkan kita
semakin dewasa, semakin mandiri! Tidak seperti anak – anak lagi yang harus
terus menerus dituntun…. Yang harus terus menerus dipaksa,…. Yang harus terus
menerus dinasehati!... Kalau orang yang belum kenal Kristus dan kemudian terus
diajari tentang Kristus, ajaranNya, kehendakNya. Tapi kalau sdh jadi Kristen
lama, bahkan sejak kecil tapi harus diajarai terus…. Tanpa bisa mandiri… tanpa
menyadari bahwa dia harus mengajar orang lain… ini bisa di katakan dia masih
hidup pada masa sebelum kenaikan Tuhan Yesus, masa dimana semua dikerjakan oleh
Allah. Padahal seharusnya pada sesudah kenaikan Yesus ke sorga yaitu pada masa
kini hidup kita ini, kita harus melakukan atau mengerjakan sesuatu untuk Tuhan…
itu berarti hidup kita harus baik.Karena itu malaikat menegur murid – murid
yang tetap memandang ke langit : padat ayat 11 : “Hai orang – orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Kadangkala
kita hanya berdoa tetapi tidak melakukan apa – apa! Ataupun kita melakukan apa
– apa tanpa meminta pertolongan Tuhan. Ini yang biasa terjadi dalam hidup
manusia “Lalukan dulu dan pikir dari belakang” --- 10 hari setelah masa
kenaikan Tuhan Yesus adalah masa dimana setiap murid atau orang percaya berdoa,
bersekutu dengan Tuhan… membangun hubungan dengan Tuhan, supaya kuasa Roh kudus
nyata dalam hidup manusia. Dan dengan kuasa Roh Allah kita mengerjakan hal –
hal baik yang dikehendaki Allah dalam hidup kita. AMIN.
Kalender Bacaan Sabda
|
NO
|
HARI / TANGGAL
|
BACAAN & TEMA
|
KETERANGAN
|
|
1
|
Minggu,
17 Maret’ 2013
|
Markus 9 : 33
– 37
Melayani Dalam
Kerendahan Hati”
|
MINGGU
SENGSARA VI
|
|
2
|
Minggu,
24 Maret’ 2013
|
Markus 8 : 34 – 38
“Makna Salib Pada Jalan Hidup Manusia”
|
MINGGU SENGSARA VII
|
|
3
|
Jumat,
29 Maret’ 2013
|
Yohanes 19 :
13 – 30
“Kematian Yang
Menghidupkan”
|
JUMAT AGUNG
|
|
4
|
Minggu,
31 Maret’ 2013
|
Matius 28 : 1 – 10
“Yesus Bangkit, Maut di kalahkan
|
PASKAH
I
|
|
5
|
Senin, 1
April’ 2013
|
Yeremia
31 : 1 – 6 ; Lukas 24 : 1 – 12
Wujud
Kasih Allah
Dalam
Kebangkitan Kristus”
|
PASKAH II
PERAYAAN
BERSAMA
|
|
6
|
Minggu,
7 April’ 2013
|
Markus 16 : 9 – 15
“Panggilan Untuk Menjadi
Saksi Kebangkitan”
|
|
|
7
|
Minggu,
14 April’ 2013
|
I Petrus 1 : 8
– 10 ; Yesaya 25 : 1 - 5
“Kebangkitan
Kristus Sebagai Penggenapan Nubuat”
|
|
|
8
|
Minggu,
21 April’ 2013
|
Yohanes 20 : 11 – 18
“Kesetaraan”
|
|
|
9
|
Minggu,
28 April’ 2013
|
I Korintus 15
: 57 – 58
“Teguh Dalam
Persekutuan
Dengan Tuhan”
|
|
|
10
|
Minggu, 5 Mei’
2013
|
Lukas
24 : 13 – 35
“Penglihatan Yang dimurnikan”
|
|
|
11
|
Kamis,
9 Mei’ 2013
|
Kisah Para
Rasul 1 : 6 – 11;
Kolose 3 : 1-4
“Memaknai
Kenaikan Tuhan Yesus
Dalam
Panggilan Hidup”
|
HARI KENAIKAN
YESUS KRISTUS
|
|
12
|
Minggu,
12 Mei’ 2013
|
Roma 8 : 19 – 25
“Diselamatkan Dalam Pengharapan”
|
|
|
13
|
Minggu,
19 Mei’ 2013
|
Kisah Para
Rasul 2 : 1 – 13
“PENTAKOSTA”
|
PENTAKOSTA I
|
|
14
|
Senin, 20 Mei’ 2013
|
Yohanes 20 :
19 – 23
“Pengutusan
Dalam Kuasa”
|
PENTAKOSTA II
(PERAYAAN
BERSAMA)
|
|
15
|
Minggu,
26 Mei’ 2013
|
Efesus 4 : 1 –
6
“Roh Yang
Mempersatukan”
|
|
|
16
|
Minggu,
2 Juni’ 2013
|
Keluaran 31 : 1 – 11
Dimampukan Untuk Kemuliaan Tuhan”
|
|
Langganan:
Postingan (Atom)